Notifikasi

KH.Hasan Asy'ari, ulama' falak yang meramalkan munculnya aliran wahabi di negeri hijaz

Penjelasan :

Beliau adalah salah satu ulama' ternama dinegri hejaz yang membidangi ilmu astrologi dan astronomi. Dan kemudian beliau diambil menantu oleh ulama' besar yang bergelar syaikhul masyayih hijaz, imam Nawawi al-Bantany al-Jawy.

Karena keahliannya dalam ilmu perbintangan, beliau lepas bicara dengan mengatakan: bahwa peperangan yang terjadi pada waktu itu, akan membawa bencana besar bagi raja hijaz Syarif Husain yang akan kalah dan digulingkan oleh kelompok Muhammad bin Sa'ud. Si penguasa baru yang ditunggangi ajaran baru (Wahabiyah) yang sesat menyesatkan.

Penguasa baru yang dimaksud adalah putra Muhammad bin Sa'ud, berasal dari Dir'ah (tanah kelahiran Musailamah al-Kadzab). Sedangkan ajaran sesat Wahabiyah, adalah penisbatan dari pencetus ajaran itu (Muhammad bin Abdul Wahab) yang tumbuh subur di tanah Najd (daerah Iraq) .

Mendengar ramalan yang tidak enak didengar telinga, yang bisa mengakibatkan kendornya semangat tempur para tentara, beliau pun dilaporkan kekerajaan dan diburu.

Kemudian beliau menyelamatkan diri pergi ke negeri piramida Mesir, disana beliau masih dikejar. Sampai akhirnya, beliau pergi ke Kuwait. Di negeri inipun beliau mengalami nasib yang sama seperti di Hijaz. Alasannya pun juga sama, gara-gara meramal: kalau raja Kuwait akan segera dikudeta oleh anak pamannya sendiri. Karena kebiasaan meramal itu, maka tak heran jika banyak orang sering kali melihatnya sebagai profil misterius, futuristik dan weruh sa' durunge winarah (bisa mengerti sebelum kejadian terjadi).

Kemudian beliau pergi ke Bawean-Gresik. Di bawean, beliau singgah agak lama dan mengajarkan ilmu falaq disana, juga mengutarakan keinginannya agar disemayamkan di desa Sladi-Pasuruan (tanah kelahirannya).

Setelah beberapa tahun, beliau memutuskan pergi ke Sladi dan menghabiskan usianya. Di sladi inilah beliau menemukan kyai Mas Subadar, seorang murid handal dengan kapabilitas intelektual dan daya cekat yang tinggi.
Perhatian - Ucapakan “qobiltu” di kolom komentar jika ada suatu amalan yang ingin diamalkan.
Gabung dalam percakapan
Posting Komentar
Tautan disalin ke papan klip!